Top Ads

10 malm terakhir

 


KHUTBAH PERTAMA

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ..

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ،

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ،

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ،

إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ،

كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ،

إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ،

وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا،

وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً،

وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ،

إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا،

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ،

وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ،

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

أ

Amma ba’du.

Segala puji bagi Allah Subhānahu wa Ta‘ālā. Dialah yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesehatan sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul di rumah Allah untuk menunaikan shalat Jum’at.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarga beliau, para sahabatnya, serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

Semoga dengan memperbanyak shalawat kepada beliau, kita termasuk orang-orang yang mendapatkan syafaatnya pada hari kiamat kelak.

Sebagai khatib  kami wasiatkan kepada diriku pribadi (…) dan kepada jamaah sekalian (…)
untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (…)
dengan menjalankan perintah-Nya (…)
dan menjauhi larangan-Nya.

Karena sesungguhnya (…)
takwa adalah bekal terbaik menuju akhirat.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ
وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman (…)
bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa (…)
dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.”
(QS. Ali Imran: 102)

[diam sejenak]



Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah (…)

Tidak terasa (…)
bulan Ramadhan yang penuh keberkahan (…)
hampir meninggalkan kita.

Hari-hari Ramadhan (…)
berlalu begitu cepat.

Sebentar lagi (…)
kita akan memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan (…)
yaitu malam-malam yang paling mulia (…)
di antara seluruh malam dalam setahun.

Di dalam sepuluh malam itu (…)
terdapat malam yang sangat agung (…)
yaitu Lailatul Qadar.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (…)
pada malam Lailatul Qadar (…)

Tahukah kamu (…)
apakah malam Lailatul Qadar itu?

Malam Lailatul Qadar (…)
lebih baik daripada seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 1–3)

[diam sejenak]

Para ulama menjelaskan (…)
seribu bulan (…)
setara dengan lebih dari 83 tahun ibadah.

Artinya (…)
orang yang beribadah pada malam itu (…)
akan mendapatkan pahala (…)
seperti beribadah selama puluhan tahun.

Karena itu (…)
Rasulullah ﷺ (…)
sangat bersungguh-sungguh (…)
pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ.

“Apabila telah masuk sepuluh malam terakhir Ramadhan (…)
Rasulullah ﷺ mengencangkan sarungnya (…)
menghidupkan malamnya (…)
dan membangunkan keluarganya.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Maknanya (…)
beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah (…)
lebih daripada malam-malam sebelumnya.


Wahai kaum muslimin yang dimuliakan Allah

Ada beberapa amalan (…)
yang dianjurkan pada sepuluh malam terakhir.

Pertama: Menghidupkan malam dengan shalat

Rasulullah ﷺ bersabda:


مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

“Barang siapa yang shalat pada malam Lailatul Qadar (…)
dengan iman dan mengharap pahala (…)
maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR Bukhari Muslim)

Karena itu (…)
hidupkan malam-malam tersebut (…)
dengan shalat (…)
membaca Al-Qur’an (…)
dan dzikir kepada Allah.


Kedua: Memperbanyak doa

Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Nabi ﷺ:

“Wahai Rasulullah (…)
jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar (…)
apa yang harus aku baca?”

Beliau menjawab:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

“Ya Allah (…)
Engkau Maha Pemaaf (…)
dan mencintai pemaafan (…)
maka maafkanlah aku.”
(HR Tirmidzi)

ada doa lain yang dianjur dibaca dibulan ramdhan ini terutama di 10malam terakhir bulan ramadhan yaitu

اللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا مِنَ النَّارِ

Artinya:

“Ya Allah, bebaskanlah diri kami serta ayah dan ibu kami dari api neraka.”

اللَّهُمَّ بَلِّغْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ

Artinya:

“Ya Allah, sampaikanlah aku pada malam Lailatul Qadar.”

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya:

“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami). Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

QS. Al-Baqarah: 127

[diam sejenak]


Ketiga: I’tikaf

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّىٰ تَوَفَّاهُ اللَّهُ.

“Rasulullah ﷺ beri’tikaf (…)
pada sepuluh malam terakhir Ramadhan (…)
hingga beliau wafat.”
(HR Bukhari Muslim)

I’tikaf (…)
adalah kesempatan (…)
untuk fokus beribadah kepada Allah (…)
meninggalkan kesibukan dunia.



Jamaah yang dimuliakan Allah (…)

Para ulama salaf (…)
sangat bersungguh-sungguh (…)
pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Diriwayatkan (…)

Imam Malik rahimahullah (…)
apabila masuk sepuluh malam terakhir (…)
beliau meninggalkan majelis ilmu (…)
dan fokus membaca Al-Qur’an.

Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata:

“Apabila masuk sepuluh malam terakhir (…)
aku lebih suka (…)
menghidupkan malam dengan shalat.”

[diam sejenak] ini

Inilah teladan (…)
orang-orang shalih terdahulu.


Wahai kaum muslimin (…) oo

Sungguh disayangkan

Banyak muslim  di hari ini…)
semangat beribadah di awal Ramadhan (…)

tetapi melemah (…)
di akhir Ramadhan.

Padahal para ulama mengatakan:

اَلْعِبْرَةُ بِكَمَالِ النِّهَايَاتِ لَا بِنَقْصِ الْبِدَايَاتِ

“Yang menjadi ukuran (…)
adalah bagaimana akhir amal kita.”

Maka jangan sia-siakan (…)
sepuluh malam terakhir ini.

Siapa tahu (…)
ini adalah Ramadhan terakhir dalam hidup kita.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ.

أَقُولُ قَوْلِي هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.


KHUTBAH KEDUA

الحمد لله رب العالمين (…)
حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه.

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له (…)
وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

Amma ba’du.

Wahai kaum muslimin (…)

Di antara nikmat terbesar bagi kita (…)
adalah Allah masih memberi kita kesempatan (…)
bertemu dengan akhir Ramadhan.

Jangan sampai (…)
Ramadhan berlalu (…)
sementara dosa-dosa kita (…)
belum diampuni.

Rasulullah ﷺ bersabda

:رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ

Artinya:

“Celakalah (hina) seseorang yang menjumpai bulan Ramadhan, kemudian Ramadhan berlalu sebelum ia diampuni.”

Karena itu dihari yang tersisa dibulan Ramdhan ini (…)
perbanyaklah:

  • shalat malam (…)
  • membaca Al-Qur’an (…)
  • istighfar (…)
  • sedekah (…)
  • dan taubat kepada Allah.

Semoga Allah menjadikan kita (…)
termasuk orang-orang (…)
yang mendapatkan Lailatul Qadar.



Doa


اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ، وَاجْعَلْنَا فِيهَا مِنَ الْمَقْبُولِينَ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا، وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ.

اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ..،


رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ.

وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

عِبَادَ

عِبَادَ اللَّهِ،

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى
وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ،
وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ،
وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ،
وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.

أَقِمِ الصَّلَاةَ.

Belum ada Komentar untuk "10 malm terakhir "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel